Alumni Buka Suara terkait Polemik Salat Id Tidak Biasa di Ponpes Al Zaytun Indramayu

Agus Warsudi
Pria yang mengaku alumni Ponpes Al Zaytun (frame kiri) buka suara terkait pelaksanaan salat Id di Al Zaytun yang tidak biasa. (FOTO: Tangkapan Layar)

Tetapi menurut kami sebagai alumni itu belum memenuhi jawaban karena: 

Satu, sebaik-baiknya saf wanita adalah di paling belakang, sebaik-baiknya saf laki-laki adalah saf paling depan. Kenapa kalau ada pilihan terbaik, kenapa pilih yang dibolehkan atau makruh. Satu.

Dua, kenapa safnya jarang-jarang. Sedangkan dianjurkan ketika sholat berjamaah saf itu harus rapat dan lurus agar sempurnanya sholat.

Oke, jawabannya karena masih mempraktikkan protokoler Covid-19. By the way, kita hargain jawaban itu.

Tapi kenapa waktu sholat safnya jarang-jarang, tapi setelah sholat ada acara makan-makan tapi rapat-rapat. Lebih penting manakah sholat atau makan-makan?

Tiga, kalau kalian perhatian ada satu orang ketika sholat berjamaah yang duduk beliau adalah CH Simanulang, yaitu orang Kristiani. Kenapa mesti ada di situ (di saf paling depan dan bersama makmum)? Toleransi kah? Emang harus begitu banget yah?

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Angkat Bicara soal Polemik Salat Id Tidak Biasa di Al Zaytun, Ini Katanya

57 tahun lalu

Heboh Perempuan Saf Terdepan Salat Id, Ketua MUI Indramayu: Islam Al Zaytun Berbeda

57 tahun lalu

Profil Ponpes Al Zaytun Indramayu, Pernah Dikaitkan dengan NII KW 9

57 tahun lalu

Polemik Perempuan di Saf Terdepan Salat Id, Ponpes Al Zaytun Indramayu Tertutup

57 tahun lalu

Infografis Tanggapan MUI Viralnya Sholat Id Al Zaytun dengan Perempuan di Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal