Alih Fungsi Lahan dan Hutan Marak Penyebab Banjir Bandang Terjang Lembang

Adi Haryanto
Warga Cikole, Lembang, KBB, sedang membersihkan perabotan mereka yang sempat tersapu banjir bandang disertai lumpur usai hujan deras, Rabu (20/10/2021). (Foto/MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sejumlah kalangan menyoroti bencana banjir bandang yang melanda beberapa lokasi di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bencana banjir bandang terjadi diduga disebabkan oleh maraknya alih fungsi lahan dan hutan.

Akibatnya, saat hujan deras dengan intensitas lama melanda Lembang, air tak dapat terserap sehingga melimpas dan membawa lumpur ke kawasan permukiman.

Ketua Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) Jawa Barat Thio Setiowekti menilai banjir tersebut bukan hanya karena saluran air tersumbat sampah saja. Tetapi ada juga penyebab lainnya, yakni lahan di bagian hulunya sudah gundul dan tidak ditanami tanaman keras.

"Banjir ini karena lingkungan di hulu sudah rusak, sehingga menimbulkan dampak dan berbahaya bagi warga di hilir. Debit air meningkat tinggi, sehingga membabibuta mencari daerah yang lebih rendah ke area permukiman ataupun lahan pertanian," Ketua FPLH Jabar, Rabu (20/10/2021).

Menurut Thio Setiowkti, kawasan hulu di Lembang merupakan kawasan lindung baik tanah milik, tanah desa, lahan Perhutani, dan lahan milik PTPN VIII. Itu seharusnya jangan ditanami sayuran karena tidak bisa menyerap air hingga akhirnya menyebabkan banjir.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Bibit Tanaman Buah Tersapu Banjir, Petani di Lembang KBB Rugi Puluhan Juta

57 tahun lalu

Longsor Terjang Rumah hingga Rusak, 18 Warga Lembang KBB Ngungsi ke Tetangga

57 tahun lalu

Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Tebing 20 Meter Longsor di Lembang KBB

57 tahun lalu

Drainase Penuh Sampah dan Lumpur, Pantasan Pasar Panorama Lembang Kebanjiran

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal