Akan Ada Demo, Polisi Pasang Kawat Berduri dan Tutup Akses ke Al Zaytun Indramayu

Toiskandar
Kawat berduri sudah terpasang di pintu masuk Ponpes Al Zaytun Indaramayu. (Foto: iNews.id/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNews.id - Petugas kepolisian sudah mempersiapkan pengamanan unjuk rasa yang akan dilakukan beberapa elemen masyarakat di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/7/2023). Begitu pula penutupan dilakukan polisi pada akses masuk ke ponpes pimpinan Panji Gumilang itu.

Beberarapa polisi tampak menyetop setiap warga yang melintas untuk kemudian dialihkan ke jalur lain. Warga yang hendak melintas di sekitar Ponpes Al Zaytun terpaksa putar balik.

"Saya mau ke Bongas, nggak tahu saya kalau ditutup. Ya saya pake jalur lain saja," kata Kempot, salah seorang warga yang melintas. 

Terpantau kawat berduri sudah terpasang di depan pintu masuk utama Popes Al Zaytun. Kawat berduri ini dipasang oleh petugas kepolsian menjelang adanya rencana aksi unju rasa susulan.

Dalam aksi itu massa mendesak agar pimpinan Al Zaytun segera ditahan dan sejumlah desakan lainya atas polemik terjadi di ponpes itu.

Sementara itu, hingga pukul 08.45 WIB suasana depan Ponpes Al Zaytun masih tampak sepi dan tidak terlihat adanya massa internal. Pada dua kali unjuk rasa sebelumnya, massa internal Al Zaytun selalu berkumpul di depan pintu masuk untuk menyambut pengunjuk rasa.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

FIM Akan Terus Kawal Dugaan Pidana Al Zaytun usai Panji Gumilang Diperiksa Bareskrim

57 tahun lalu

Panji Gumilang Pulang ke Al-Zaytun, Disambut Histeris Ribuan Santri sampai Menangis

57 tahun lalu

Pakai Jas Hitam, Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Bebas dari Lapas Indramayu

57 tahun lalu

Panji Gumilang Dituntut 1,5 Tahun Penjara Kasus Penistaan Agama 

57 tahun lalu

Sidang Kasus Penistaan Agama, Kuasa Hukum Panji Gumilang Nilai Dakwaan JPU Tak Masuk Akal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal