Kemudian 2812 orang terdampak banjir di Kecamatan Bojongsoang. Sebanyak 45 rumah di Desa Bojongsoang, Desa Bojongsari dan Desa Tegaluar terendam dengan rata-rata tinggi muka air 40-190 sentimeter. Banjir di wilayah itu juga menyebabkan 1 warga meninggal dunia karena terpeleset saat hendak mengungsi.
Banjir juga merendam Desa Tarajusari dan Desa Tanjungsari di Kecamatan Banjaran serta desa Sumber Sari di Kecamatan Ciparay. Selain merendam ribuan rumah, banjir di Kabupaten Bandung tersebut juga sejumlah ruas jalan raya terendam. Berikut data jalan terendam banjir:
- Jalan Raya Banjaran-Dayeuhkolot tinggi muka air 10-80 sentimeter
- Jalan Raya Ciparay-Dayeuhkolot tinggi muka air 10-90 sentimeter
- Jalan Andir-Ketapang tinggi muka air 10-280 sentimeter
- Jalan Raya Depan Metro tinggi muka air 50-100 sentimeter
- Jalan Raya Bojongsoang tinggi muka air 20-50 sentimeter
- Jalan Raya Cikares tinggi muka air 30-60 sentimeter
- Jalan Raya Dayeuhkolot tinggi muka air 10-80 sentimeter
Selain itu, banjir juga menyebabkan tanggul penahan sungai Cisunggalah di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk jebol. Akibatnya 8 rumah rusak sedang dan 2 rumah rusak berat dan lainnya terendam banjir dengan rata-rata tinggi muka air 10-150 sentimeter.
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung terus berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Basarnas dan pihak Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Baleendah serta relawan untuk melakukan asessmen lanjutan dan evakuasi para warga.