7 Rumah Adat Jawa Barat, Julang Ngapak hingga Parahu Kumureb

Agus Warsudi
Arsitektur Julang Ngapak, rumah tradisional Sunda diadopsi pada bangunan Aula Barat di kampus ITB, Jalan Ganesa, Kota Bandung. (FOTO: pariwisataindonesia.id)

Bentuk dasar rumah-rumah tradisional Sunda sebagian besar berstruktur atap pelana atau disebut juga dengan atap gaya kampung. Variasinya atap pelana melandai. 

Dilosofi Julang Ngapak memiliki arti burung yang sedang mengepakkan sayap. Arti tersebut berasal dari kata Julang yang berarti burung dan Ngapak berarti mengepakkan. 

Desain ujung atap rumah tradisional dengan arsitektur Julang Ngapak memang persis seperti burung yang sedang mengepakkan sayap. 

Secara keseluruhan, rumah adat ini menyerupai burung yang sedang mengepakkan sayap. Ciri khas lain dari rumah adat Julang Ngapak ini adalah bagian ujung atap di bagian depan dan belakang berbentuk cagak gunting atau capit hurang.

Fungsi dari capit gunting atau capit hurang ini adalah sebagai antisipasi atau pencegahan air hujan yang merembes,terutama pada bagian pertemuan antaratap.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Contoh Teks Pidato Singkat Bahasa Jawa dan Sunda

57 tahun lalu

Arti Pamali dalam Bahasa Sunda dan Contohnya, Tabu Kalau Dilanggar

57 tahun lalu

5 Contoh Pembukaan Pidato Bahasa Sunda untuk Berbagai Tema dan Acara

57 tahun lalu

Kolaborasi Musik Sunda dan Melbourne Orchestra Pukau Penonton di Ciumbuleuit Bandung

57 tahun lalu

Ganjar Pranowo Jadi Warga Kehormatan Masyarakat Sunda, Disapa Akang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal