Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong anggota UMKM Alumni Unpad, khususnya yang bergerak di bidang usaha fashion dan craft, termasuk klaster makanan agar lebih semangat, kreatif, dan inovatif dalam berkarya, khususnya di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
"Kegiatan ini yang menjadi penyelenggaranya adalah klaster fashion dan craft PBA dan yang menjadi peserta adalah enam pasang (pengantin)," ujarnya.
Dewi menuturkan, mengingat kondisi pandemi saat ini, kegiatan tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat guna mencegah penularan Covid-19.
"Seluruh pasangan pengantin menerapkan prokes ketat, mulai dari ijab kabul, sesi foto, dan lainnya layaknya perkawinan yang privat. Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan dapat diselesaikan mulai jam 08.00 WIB hingga jam 12.00 WIB," tutur Dewi.
Seluruh bridal, mulai dari gaun, tata rias, hingga kado pengantin dan fotografi, kata Dewi, merupakan sumbangan anggota UMKM Alumni Unpad klaster fashion dan craft.
Bahkan, kata dia, hidangan yang disediakan pun berasal dari anggota UMKM Alumni Unpad klaster makanan. "Semua pokoknya (sumbangan) dari anggota kami sendiri," ucapnya. agung bakti sarasa