"Kondisi ini akan berjalan dan terkendali secara efektif, manakala semua pihak dan kalangan proaktif, gotong royong, membentuk posko dari mulai tingkat kabupaten, kecamatan, desa, RW/RT, kelompok pemuda, ormas keagamaan atau kemasyarakatan," ucap dia.
Meski sudah dilarang tidak mudik ke kampung halamannya, Karna mengatakan tradisi pulang kampung saat lebaran tidak bisa dihilangkan.
"Mencegah mudik tidaklah mudah, variabelnya sangat kompleks, menyangkut multi kepentingan. Oleh karena itu upanya pengendalian dan koordinasi sangat penting. Saya imbau kepada para pendatang untuk betul-betul menahan diri untuk berada di rumah," ujar dia.