Namun pendapat mereka ini lemah karena bertentangan dengan hadits yang tegas ini. (Lihat Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/56)
Meskipun bukan puasa wajib, puasa Syawal memiliki beberapa keutamaan.
Puasa Syawal dapat membantu seseorang untuk memperbaiki dan memperkuat amalan yang dilakukan selama bulan Ramadan. Dengan melakukan puasa ini, seseorang dapat mempertahankan momentum kebaikan dan kebersihan hati yang diperoleh selama bulan Ramadan.
Puasa Syawal memiliki nilai pahala yang besar, bahkan lebih besar daripada puasa di bulan-bulan lainnya.
Hal ini dikarenakan puasa Syawal dianggap sebagai pahala tambahan setelah puasa di bulan Ramadan, yang merupakan bulan penuh berkah.
Apabila Allah Subhanahuwa ta'ala telah menerima amalan seorang hamba, niscaya Dia bakalmenunjukkan pada ama saleh selanjutnya. Maksudnya adalah apabila Allah telah menerima amalan dan ibadah puasa Ramadhan, maka mudah bagi Allah untuk menunjuki amalah saleh lainnya seperti puasa Syawal.