Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat dua pelaku Syahrul dan Aden yang bersaudara ditegur Sadam Husein seorang sekuriti di tempat mereka bekerja. Kemudian mereka menghubungi seorang rekannya Dasim untuk memberi pelajaran kepada Sadam Husein.
Aksi ini direncanakan melalui pesan singkat di WhatsApp. Dasim kemudian membawa sebilah pisau dari rumahnya dan bergabung dengan kedua bersaudara tersebut.
"Mereka menunggu korban di Jalan Ganesa, Boulevard, lalu melakukan penyerangan begitu Sadam melintas. Mereka bertiga karena tidak suka dengan teguran-teguran Saddam Husein hingga bersepakat untuk melaksanakan penganiayaan," katanya.
Dalam pengeroyokan tersebut, Sadam Husein dianiaya ketiga pelaku. Kondisi berbalik ketika sekuriti bertubuh kekar berhasil mengalahkan ketiganya.
Dalam situasi kacau, salah satu pelaku bernama Dasim mengeluarkan sebilah pisau dan berusaha menikam Sadam. Nahas, tikaman tersebut salah sasaran dan malah mengenai rekannya Sahrul Annawawi.