5 Fakta Kasus Anak Meninggal seusai Dipaksa Perkosa Kucing di Tasikmalaya, Nomor 3 Miris

Asep Juhariyono
Anak umur 11 tahun di Tasikmalaya meninggal akibat depresi setelah dipaksa memperkosa kucing. (FOTO: ILUSTRASI)

TASIKMALAYA, iNews.id - Kasus perundungan yang mengakibatkan anak berumur 11 tahun meninggal dunia lantaran depresi seusai dipaksa memperkosa kucing di Tasikmalaya, sangat menyedihkan. Berdasarkan keterangan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, terdapat lima fakta mengejutkan terkait kasus ini.

Berikut 5 fakta kasus anak meninggal akibat depresi setelah dipaksa memperkosa kucing dan rekamannya disebar ke media sosial (medsos):

1. Korban warga Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, kerap menjadi korban bullying atau perundungan teman-teman sebaya, terutama anak yang usianya lebih tua. Selain diolok-olok, korban juga kerap dipukul.

2. Pada akhir Juni 2022, saat tengah bermain bersama teman-temannya, korban dipaksa memperkosa kucing oleh salah satu pelaku yang sudah duduk di bangku SMP. Korban tidak berani menolak apalagi melawan. Berdasarkan keterangan teman-teman dan orang tua korban, pelaku berjumlah empat orang.

3. Teman-temannya merekam video saat korban dengan terpaksa melakukan perbuatan tak senonoh kepada kucing. Tak lama kemudian, video berdurasi 50 detik tersebut tersebar di media sosial dan menjadi perbincangan publik di Kabupaten Tasikmalaya. Dalam video, terdengar para pelaku mengolok-olok korban.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPAID Laporkan Kasus Anak Meninggal gegara Dipaksa Perkosa Kucing ke Polres Tasikmalaya

57 tahun lalu

Polisi Usut Kasus Anak di Tasikmalaya Meninggal seusai Dipaksa Perkosa Kucing

57 tahun lalu

Kronologi Anak di Tasikmalaya Meninggal akibat Depresi seusai Dipaksa Perkosa Kucing

57 tahun lalu

Kasus Anak Tasikmalaya Dipaksa Perkosa Kucing, LPA Jabar: Korban Alami Guncangan Psikologis

57 tahun lalu

Heboh, Anak di Tasikmalaya Meninggal Diduga Depresi seusai Dipaksa Perkosa Kucing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal