4 Warga Kota Tasikmalaya Meninggal akibat DBD, Kadinkes: Ini Bisa Jadi KLB

Asep Juhariyono
Sebulan terakhir, empat warga Kota Tasikmalaya meninggal akibat DBD. (Foto: Ilustrasi/Ist)

TASIKMALAYA, iNews.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya mengkhawatirkan. Empat warga Kota Tasikmalaya meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti itu.

Pada Januari 2022, total kasus DBD sebanyak 209 orang. Dua dari empat orang yang meninggal dunia akibat DBD adalah anak-anak sekolah dasar (SD).

Sementara, saat ini masih terdapat 18 pasien DBD menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Tasikmalaya. Untuk menekan angka kasus DBD, warga mulai melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan tempat tinggal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat mengatakan, setiap tahun, kasus DBD di Kota Tasikmalaya cukup tinggi. Tahun ini pun mengalami peninggkatan, sehingga harus menjadi perhatian masyarakat.

"Hingga saat ini, data yang masuk dan tercatat di Dinkes Kota Tasikmalaya sebanyak 209 orang terjangkit DBD. Angka kematian akibat DBD di Kota Tasikmalaha ada empat orang," kata Kadinkes Tasikmalaya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Basmi Jentik Nyamuk DBD, 28 Polsek se-Kota Bandung Gelar Fogging

57 tahun lalu

Anak SD Meninggal Seusai Divaksin Ternyata Idap DBD, Ini Kata Kadinkes Kota Tasikmalaya

57 tahun lalu

Permukiman Padat Mulai Difogging untuk Cegah Nyamuk DBD

57 tahun lalu

Kasus DBD di Majalengka Mengkhawatirkan, 28 Kasus Selama November 2021

57 tahun lalu

Ratusan Warga Ciamis Terjangkit DBD, TNI-Polri Dikerahkan Berantas Sarang Nyamuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal