35 Pembeli Sertifikat Vaksinasi Palsu Dipanggil Polisi untuk Diperiksa

Agus Warsudi
Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Arif Rachman menunjukkan empat tersangka pemalsuan sertifikat vaksin Covid-19. (Foto: iNews.id/Agus Warsudi)

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 35 pembeli sertifikat vaksinasi palsu dipanggil penyidik Direktorat reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar untuk diperiksa. Pemeriksaan itu akan dilakukan untuk mendalami kasus sertifikat vaksinasi palsu yang dijual oleh sindikat JA alias Jojo, IF, MY, dan HH. 

Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Andry Agustiano mengatakan, para pembeli sertifikat vaksin palsu itu tinggal di beberapa daerah di Indonesia. Bukan hanya Jawa Barat, tapi para pembeli sertifikat vaksin palsu juga tinggal di Jawa Tengah (Jateng), Papua, dan Manado. 

"Para pembeli serifikat vaksinasi palsu itu tinggal di beberapa daerah di Indonesia. Kami memanggil mereka sebagai saksi. Mereka tinggal di Jabar, Jateng, Papua, dan Menado," kata Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Jabar, Rabu (22/9/2021). 

Selain memanggil pembeli, ujar AKBP Andry Agustiano, penyidik juga mengirimkan surat  ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membatalkan sertifikat vaksin ilegal yang dipegang para pemesan. 

Sebab, sertifikat vaksinasi palsu yang diterbitkan para pelaku, telah terverifikasi aplikasi PeduliLindungi. Padahal para pemegang sertifikat vaksinasi palsu tersebut belum pernah divaksin. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditreskrimsus Polda Jabar Ungkap Kejahatan selama Pandemi Covid-19, Ini Kasus Paling Menonjol

57 tahun lalu

35 Orang Punya Sertifikat Vaksin Palsu, Berkeliaran di Tengah Masyarakat

57 tahun lalu

Sindikat Pemalsu Sertifikat Vaksin Covid Terbongkar, Tersangka Eks Relawan Vaksinasi

57 tahun lalu

Pembuat dan Penjual Sertifikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap Ditreskrimsus Polda Jabar

57 tahun lalu

Polda Jabar Kerahkan Tim Pengurai dan Rekayasa Lalin di GBLA, Antisipasi Konvoi Bobotoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal