Penurunan jumlah pengunjung tersebut, ujar M Ronny, selain masyarakat beralih ke aplikasi e-Lib, juga karena saat ini masih pandemi Covid-19 yang membuat orang enggan ke luar rumah.
"Berdasarkan data, sebelumnya hanya ada sekitar 140 pembaca aktif melalui e-Lib. Memasuki Oktober 2020, mulai meningkat dan pada Februari 2021 tercatat ada 1.321 pembaca aktif," ujarnya.
Di tengah meningkatnya minat baca warga di masa pandemi, tutur M Ronny, Diskominforarpus Kota Cimahi berencana bakal menambah koleksi buku digital.
Buku tersebut nanti bisa diakses secara online oleh pembaca. Sejauh ini, koleksi buku yang dimuat dalam aplikasi e-Lib Kota Cimahi baru 1.238 judul.
Setiap judul ada tiga eksemplar, dari mulai novel, puisi, berbagai ilmu sosial, kesenian, ekonomi, psikologi, filsafat, pengetahuan umum, biografi, sejarah. Dari jumlah koleksi tersebut, ada 906 judul yang sudah dibaca atau dipinjam, sementara sisanya belum.
"Jenis buku sastra, seperti novel dan puisi menjadi buku yang paling banyak dibaca. Untuk novel, ada sekitar 358 judul yang dibaca. Untuk buku yang lain, ada juga yang mengakses cuma tidak terlalu banyak,” tutur M Ronny.