20 Tukang Tato Keroyok Warga di Alun-alun, Plt Wali Kota Bandung: Usut Tuntas!

Agus Warsudi
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. (Foto: Dokumentasi)

Dalam unggahannya, Neng Ullan mengatakan, telah menjadi korban penipuan tato temporary dan ayahnya menjadi korban pengeroyokan. Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin 3 Januari 2022. 

Peristiwa berawal saat Neng Ullan berada di Alun-Alun Bandung, Jalan Asia Afrika. Di sini, korban menggunakan jasa pembuatan tato dengan harga Rp3.000 per sentimeter. Setelah tato selesai, tukang tato meminta bayaran Rp1 juta.

"Dia bilang 3.000 per cm ya udah saya mau kirain ekspektasi saya gak akan sampe satu juta kaya gini," kata Neng Ullan dalam unggahan yang filihat pada, Rabu (5/1/2022).

Kepada tukang tato, Neng Ullan mengaku tak memiliki uang sebesar itu. Korban sempat menawar untuk menitipkan ponsel sebagai jaminan. Namun, tawaran itu ditolak oleh pelaku. Korban kemudian menghubungi ayahnya untuk meminta bantuan.

Ketika ayahnya tiba di lokasi kejadian, para pelaku memanggil teman-temannya. Sekitar 20 orang mengeroyok ayah Neng Ullan menggunakan tangan kosong, helm dan benda keras lain hingga babak belur. 

Setelah kejadian, korban melaporkan pengeroyokan ke polisi. "Ayah saya dihajar sama 20 orang di situ. Ayah saya disiksa sampe ga bisa ngapa-ngapain juga masih disiksa," ujar Neng Ullan.

Sementara itu, Kapolsek Regol Kompol Edy Kusmawan membenarkan polisi sudah menerima laporan korban. Saat ini, kasus itu telah ditangani oleh polisi dan pelaku dalam pengejaran. "Saat ini pelaku dalam pengejaran petugas," kata Kapolsek Regol.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sok Jago saat Direkam Korban, Pemalak Bertato Ini Menangis di Kantor Polisi

57 tahun lalu

Viral 20 Tukang Tato dan Preman Keroyok Warga di Alun-alun Bandung, Ini Motifnya

57 tahun lalu

China Larang Pemain Timnas Sepak Bola Pamer Tato saat Tanding

57 tahun lalu

Hijrah, Puluhan Pria di Jepara Ramai-Ramai Hapus Tato

57 tahun lalu

Ingin Hijrah, Puluhan Pria Ikuti Hapus Tato Massal di Jepara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal