JAKARTA, iNews.id – Sebanyak 20 desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat terdampak banjir bandang akibat luapan dua sungai pada Senin (12/10) lalu. Selain itu, sebanyak 946 rumah warga juga rusak berat, sedang dan ringan.
Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (15/10/2020), banjir sudah surut di wilayah tersebut. Namun masih menyisakan material lumpur.
Adapun desa yang terdampak banjir yakni di Kecamatan Pameungpeuk antara lain Desa Mancagahar, Mandalakasih, Jatimulya, Pameungpeuk, Sinarbakti, Bojongkidul, Paas dan Bojong Kaler. Desa-desa di wilayah Kecamatan Cikalet yang terdampak yakni Desa Pamalayan, Cikelet, Cigadog, Linggamanik dan Pamalayan
Sedangkan di Kecamatan Cibalong, desa terdampak yaitu Desa Karyamukti, Karyasari, Najaten, Mekarwangi, Mekarsari, Sagara dan Mekarmukti.
Sementara itu data penyintas hingga hari ini berjumlah 238 KK, sedangkan total populasi terdampak sekitar 2.779 KK atau 9.177 jiwa. Hasil penilaian sementara untuk kerugian materiil berupa rumah rusak berat (RB) 136 unit, rumah rusak sedang (RS) 197, rumah rusak ringan (RR) 613 dan 2.180 rumah terendam.