2 Pekan Penyelidikan, Ini Unsur Pidana yang Ditemukan dalam Kebakaran Kilang Balongan

Puteranegara Batubara
Api berkobar di Kilang Pertamina RU VI Balongan. (Foto: iNews/Toiskandar)

JAKARTA, iNews.id - Setelah dua pekan melakukan penyelidikan, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akhirnya menemukan unsur pidana dalam kasus ledakan dan kebakaran empat tangki bahan bakar minyak (BBM) di Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Unsur pidana dimaksud berupa kesalahan atau kealpaan atau kelalaian sehingga terjadi insiden itu.

Diketahui, empat tangki BBM yang memuat 25.000 lebih Pertalite ludes terbakar setelah terjadi ledakan pada Senin 29 Maret 2021 dini hari.

Tak hanya itu, dua warga Indramayu tewas akibat terkena sambaran api saat empat tangki tersebut meledak dan terbakar hebat. Peristiwa itu juga menyebabkan ratusan rumah warga di beberapa desa sekitar kilang, rusak.

Kebakaran yang berlangsung lebih dari satu pekan memaksa ribuan warga mengungsi. Bahkan dua warga dilaporkan meninggal dunia akibat dampak ledakan dan kebakaran.

Satu warga meninggal akibat terkena serangan jantung setelah mendengar ledakan sangat keras. Sedangkan satu warga lainnya meninggal dunia di pengungsian setelah mengalami sesak napas.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Periksa 52 Saksi, Polisi Belum Bisa Ungkap Penyebab Ledakan di Kilang Balongan

57 tahun lalu

Polri Temukan Unsur Pidana Kebakaran Kilang Pertamina Balongan

57 tahun lalu

Video Pelajar SMA Korban Ledakan Kilang Minyak Balongan Meninggal

57 tahun lalu

Remaja Korban Ledakan Kilang Balongan Indramayu Meninggal, Keluarga Histeris

57 tahun lalu

Polisi Belum Pastikan Kelalaian Jadi Penyebab Ledakan 4 Tangki di Kilang Balongan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal