“Itu memang ada unsur kesengajaan, tidak meledak tiba-tiba. Saya juga tidak tahu motifnya. Apakah mau membakar posko, atau ingin menghancurkan form C1 atau teror saja,” katanya.
Sementara itu, saksi kejadian pembakaran, Sasmita (73) mengungkapkan, dia melihat satu unit mobil sudah terbakar hebat dan satu mobil berhasil dipadamkan warga sekitar serta tim yang berada di posko.
"Saya mau ke masjid, kondisi sudah ramai. Mobil yang depan Toyota sudah terbakar hebat. Sementara yang hitam (Lexus) apinya masih kecil dan langsung dipadamkan,” ujarnya.
Menurutnya beberapa jam kemudian, api yang membakar mobil tersebut berhasil dipadamkan oleh warga dan petugas Damkar yang datang ke lokasi kejadian.
“Pada saat itu saya langsung melanjutkan ke masjid untuk salat subuh. Sepulang dari masjid, sudah ada polisi di lokasi,” ucapnya.