Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar Kombes Pol K Yani Sudarto mengatakan, penyelidika intensif terus dilakukan untuk mengungkap kasus pembunuhan di Subang.
"Kenapa kasus ini tingkat kesulitannya sangat tinggi? Karena sampai saat ini penyidik belum dapat memastikan dua alat bukti. Dua alat bukti itu kami belum dapat," kata Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol K Yani Sudarto dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (29/12/2021).
Sementara itu, terkait pembunuhan Noven, siswi SMK Baranangsiang Bogor, Kombes Pol K Yani Sudarto akan mempelajari berkasnya terlebih dulu. Sebab, kasus pembunuhan itu telah berlalu tiga tahun lalu. Namun Dirreskrimum Polda Jabar memastikan semua kasus yang belum terungkap, tetap diselidiki agar tuntas.
Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengatakan, selama 2021, pengungkapan kasus kriminal umum dan khusus mengalami penurunan dibanding 2021. Berdasarkan data, total tindak pidana pada 2021 sebanyak 16.473 perkara atau turun 10 persen (1.896) dibandingkan pada 2020 sebanyak 18.369 perkara.
"Penyelesaian tindak pidana pada 2021 sebanyak 12.641 perkara. Dibandingkan dengan 2020, kasus terungkap sebanyak 14.793 perkara, maka penyelesaian perkara pada 2021 turun sebesar 14,6 persen atau 2.152 perkara," kata Kapolda Jabar.