Di tengah kabar tersebut, ada kisah haru dari seorang jemaah bernama Sudirman. Dia tetap berangkat meski dalam kondisi sakit saraf kejepit dan harus berjalan menggunakan tongkat.
Sudirman mengaku telah menunggu panggilan haji selama 13 tahun. Tekad kuat membuatnya tetap bersemangat menunaikan ibadah.
"Saya pasrah diri dan bersyukur. Saya sudah menunggu lama selama 13 tahun, panggilan itu kan susah jadi alhamdulillah saya bersemangat menunaikan gaji," katanya.
Pihak penyelenggara menyatakan bahwa jemaah yang sakit akan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan untuk menentukan kelayakan terbang. Langkah ini penting untuk memastikan keselamatan jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.