"Saya kejar pelaku. Tapi dia masih terus ngelempar, sampai kena kap. Dia empat kali ngelempar. Saya juga sempat pepet dia dua kali, tapi gak mau berhenti. Dia masih melawan karena mungkin pengaruh dari miras," ujar dia.
Kedua pelaku NF dan RS, tutur Bripka Erwin, akhirnya bisa diamankan setelah terjatuh ke parit. Satu pelaku luka akibat benturan saat terjatuh dan satu pelaku lain sempat kabur.
"Pelaku berhasil berhenti setelah jatuh. Satu orang diam karena ada luka di kaki dan satu lagi yang ngelempar berusaha membuang minuman keras yang dibawa," tutur Bripka Erwin.
Sementara itu, Komandan Pleton (Danton) Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota Bripka Fahmi mengatakan, sebelum melempar kaca mobil, dua pelaku yang berhasil diamankan itu sempat mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan.
"Saat patroli, ada yang membawa motor ugal-ugalan dan ternyata mereka melempar batu ke mobil anggota," kata Bripka Fahmi.
Kepada polisi, kedua pelaku mengaku melakukan pelemparan mobil karena iseng. "Anggota geng motor ini masih bersekolah di SMK dan di bawah umur. Sekarang diamankan ke Polres Tasikmalaya Kota," ujar dia.
Bripka Fahmi menuturkan, setelah diinterogasi di lokasi kedua pelaku digelandang ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut berikut barang bukti satu unit sepeda motor, beberapa bongkahan batu dan satu botol miras jenis ciu yang dikemas dalam botol air mineral kemasan satu liter.