Setelah materi, siswa mengikuti sesi kuis berhadiah yang dipandu oleh Michael Aventa dan Sonia Kartini. Setiap siswa yang berhasil menjawab pertanyaan akan mendapat hadiah seperti botol minum, modul Siap Siaga Tsunami, kaus, hingga tas siaga bencana lengkap dengan isinya. Tidak hanya mahasiswa, dosen Gabriella Alodia juga memandu ice breaking dan menyanyikan lagu gempa.
Gabriella Alodia mengatakan, modul Siap Siaga Tsunami didesain untuk siswa anak-anak SD. “Jadi modul kami desain untuk anak-anak SD, sehingga mereka memiliki awareness dan kesiapsiagaan sejak dini,” kata Gabriella Alodia.
Tiara Vani, anggota Tim PM ITB mengatakan, edukasi mitigasi bencana ini sangat penting dilakukan mengingat tempat tinggal siswa dekat pantai.
“Edukasi tentang tsunami ke anak SD kemarin menurut aku penting karena tempat tinggal mereka yang dekat dengan pantai, sehingga perlu diberi tahu juga sejak dini mengenai bahaya tsunami dan apa yang harus dilakukan saat tsunami terjadi,” kata Tiara Vani.
Sementara itu, Michael Aventa, anggota Tim PM ITB, berharap ilmu yang didapat siswa dapat diajarkan pula ke orang lain. “Harapannya, anak-anak yang telah terlatih dapat mengajarkan pula ke orang tua dan teman-teman mereka untuk siap siaga apabila terjadi gempa dan tsunami di Batukaras,” kata Michael Aventa.