14 Guru di Majalengka Meninggal karena Covid-19, Dunia Pendidikan Rentan Jadi Klaster Baru 

Inin nastain
Bupati Majalengka Karna Sobahi memastikan tidak ada KBM tatap muka. (Foto iNews.id/Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id - Sebanyak 14 guru di Kabupaten Majalengka meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 selama masa pandemi. Hal itu menandakan, dunia pendidikan di Majalengka rentan menjadi klaster penularan Covid-19.

Tingginya penularan di kalangan pendidik menjadi alasan kuat bagi Pemkab Majalengka untuk tidak mengizinkan pembelajaran tatap muka. Selain itu, Kabupaten Majalengka menjadi wilayah satu di antara 20 kabupaten/kota di Jabar yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional. 

Kegiatan belajar mengajar akhirnya tetap mempertahankan pola daring atau pembelajaran jarak jauh. Hal ini untuk mengantisipasi penularan Covid-19 kepada peserta didik.

"Sekarang sudah 14 guru meninggal karena Covid-19. Bagaimana kalau menular ke masyarakat dan murid," kata Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Senin (11/1/2021).

Dia tidak akan mengizinkan pihak sekolah melakukan KBM tatap muka. Kalau pun ada sekolah yang sudah menggelar KBM tatap muka, maka diinstruksikannya segera dihentikan. 

"Sekolah tetap daring, saya tidak akan mengizinkan (sekolah tatap muka)," kata Bupati, Senin (11/1/2021).

Karna mengaku prihatin dengan besarnya jumlah guru yang meninggal dunia lantaran Covid-19. Dengan tidak diizinkannya KBM tatap muka, diharapkan bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di dunia pendidikan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hari Ini, 20 Daerah di Jawa Barat Mulai Menerapkan PSBB Proporsional

57 tahun lalu

Hemat Energi, Pemkab Majalengka Akan Terapkan WFH Setiap Senin

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal