JAKARTA, iNews.id - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi tiap muslim atas dirinya dan orang-orang yang dinafkahinya. Kewajiban itu ditunaikan di pengujung Bulan Ramadan.
Wakil Katib Syuriah PWNU Jawa Barat, Dr KH Kurnali Sobandi menjelaskan, sadaqah al-Fiṭr (صدقة الفطر) adalah perintah istimewa yang khusus dibebankan kepada umat Nabi Muhammad saw.
Ṣedekah al-Fiṭr disyariatkan pada tahun kedua dari tahun Hijriah tepatnya dua hari menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2 Hijriyah.
"Ṣadaqah al-Fiṭr adalah penambal atas kekeliruan atau kesalahan dalam berpuasa sebagai-mana sujud sahwi sebagai penambal atas kekeliruan atau kesalahan dalam shalat," kata Pengasuh Pesantren Barokah Darurrohman Sukawangi Kabupaten Bekasi itu dikutip dari Lembaga Dakwah PBNU, Minggu 917/5/2020).
Kiai Kurnali Sobandi menjelaskan, ada beberapa istilah untuk menyebutkan kewajiban ini yakni, زكاة البدن (zakat puasa), زكاة الصوم (zakat badan), صدقة الفطر (sedekah fitri), صدقةالفطرة (sedekah fitrah) زكاة الخلقة (zakat khilqah).
Pengertian sedekah tersebut merupakan bukti adanya iman yang terpaut antara manusia dengan Tuhannya dan melalui sedekah dipersatukannya hati orang-orang mukmin, antara kaya dan miskin dalam rasa saling membutuhkan satu sama lain.