"Ikhtiar kita mengentaskan kemiskinan. Ini menjadi PR bersama. Dengan rakor (rapat koordinasi) kita bisa mengurangi kemiskinan di Kota Bandung. Manfaatkan digitalisasi untuk mengentaskan kemiskinan," tutur Wali Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung Anton Sunarwibowo mengatakan, Pemkot Bandung melakukan berbagai strategi untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan di Kota Bandung.
Pertama, melalui bantuan sosial dan subsidi yaitu kelompok program dalam rangka mengurangi beban pengeluaran masyarakat ekstrem. Kedua, melalui pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat miskin ekstrem.
"Terakhir (ketiga), pembangunan infrastruktur pelayanan dasar dalam rangka penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan," kata Anton Sunarwibowo.
Selain itu, ujar dia, perbaikan data kemiskinan ekstrem agar berbagai program menjadi lebih efektif, efisien dan tepat sasaran. "Sehingga dalam mengambil langkah-langkah tersebut harus dipastikan ketepatan sasaran dan integrasi program antarkementerian atau lembaga dengan melibatkan peran masyarakat dengan fokus lokasi prioritas penghapusan kemiskinan ekstrem," ujarnya.
Anton Sunarwibowo berharap, terbangun kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah dan organisasi filantropi bisa terbangun dan semakin kompak dalam upaya penghapusan kemiskinan ekstrem di Kota Bandung.
"Sehingga memastikan setiap program baik pusat maupun daerah terkonvergensi dan tersinkronisasi untuk fokus pada upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem," tutur Anton Sunarwibowo.