Wisatawan Positif Omicron Diduga Tak Tertular di Bali, Ini Penjelasan Kadinkes

Indira Arri
Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya. (Foto Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan Bali Ketut Suarjaya menduga wisatawan Surabaya yang positif Covid-19 varian Omicron tak terpapar di Bali. Berdasarkan hasil perhitungan, keduanya telah melewati masa inkubasi virus selama 14 hari.

Dugaan itu juga diperkuat hasil tracing sebelas orang pegawai vila yang merupakan kontak erat wisatawan tersebut saat berada di Bali. Sebelas orang itu dinyatakan negatif Covid-19.

"Jadi seluruh kontak erat di vila itu clear. Tidak ada transmisi lokal. Kemungkinan (penularan) juga tidak di sana," kata Ketut Suarjaya, Selasa (4/2/2022).

Suarjaya mengatakan, dari penelusuran Dinkes Bali, dua wisatawan Surabaya yang positif Omicron itu menginap di vila pada 11 hingga 15 Desember 2021. Dari perhitungan masa inkubasi telah melewati 14 hari setelah dinyatakan positif Omicron.

"Kalau melihat dari jarak wisatawan menginap dari 11 sampai 15 Desember cukup jauh melampaui masa inkubasi virus," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Rabies di Bali, 4 Orang Meninggal usai Digigit Anjing

57 tahun lalu

Dinkes Bali Imbau Pedagang Ciki Ngebul Setop Jual Makanan Dicampur Nitrogen

57 tahun lalu

Pemprov Lampung kembali Aktifkan Posko Covid-19, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Vaksin Intranasal Buatan Rusia Diklaim Ampuh Lawan Semua Varian Virus Corona

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Meningkat, PPKM Kembali Diperpanjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal