WHO Rekomendasikan Paracetamol untuk Obati Gejala Covid-19, Bukan Ibuprofen

Nathania Riris Michico
Coronavirus (Covid-19). (Foto dok iNews.id)

Veran mengirim cuitan yang memperingatkan bahwa penggunaan ibuprofen dan obat anti-inflamasi serupa bisa menjadi faktor yang memberatkan pada pasien infeksi virus korona.

"Dalam kasus demam, minum paracetamol," ujarnya.

Menteri Prancis itu menekankan, pasien yang sudah dirawat dengan obat anti-inflamasi harus meminta nasihat dari dokter mereka. Paracetamol harus diminum sesuai dengan dosis yang disarankan, karena terlalu banyak dapat merusak hati (liver).

Ibuprofen merupakan obat yang digunakan meredakan nyeri dan peradangan, misalnya sakit gigi, nyeri haid, dan radang sendi.

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet 400 mg, sirup, dan suntikan. Hampir serupa, anti-inflamasi adalah kelompok obat yang digunakan mengurangi peradangan, sehingga meredakan nyeri dan menurunkan demam.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Cara Mencegah Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa, Jangan Biarkan Kesepian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal