"Bali sangat aman dan sangat siap menerima kedatangan wisatawan dari berbagai belahan dunia, dengan produk pariwisata yang prima, serta keramahtamahan yang tinggi, dengan budaya khas Bali. Tidak ada alasan sama sekali bagi wisatawan untuk khawatir," kata Koster.
Politisi PDI-P ini mengatakan, sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia, Bali sampai saat ini dinilai terbukti aman dan nyaman.
Data dari Dinas Pariwisata Bali menunjukkan wisatawan dari China menempati urutan kedua terbanyak dari segi jumlah, setelah Australia. Dari 6,2 juta jiwa lebih wisman yang datang ke Bali tahun 2019, sebanyak 1.185.519 orang (12,8 persen) adalah wisman dari China.