Aksi pemalakan wisatawan ini mendapat respons beragam dari netizen.
Mereka mengecam aksi pemalakan yang dilakukan pelaku karena akan merusak citra pariwisata Bali yang sedang bangkit usai dihantam pandemi Covid-19.
"Gara2 pak. Bisa jadi wisatawan lokal akan berpikir 2x menggunakan layanan konvensional kayak saya ini," tulis akun @balicar.tours.
"Jadi pelajaran utk persatua ntransport di obyek wisata lainnya. Semua orang/wisatawan punya hak utk memilih dan menentukan moda transportasi yg ingin dia gunakan utk liburannya di Bali," tulis @taramakeupp