Varian Lambda Menyebar di 30 Negara, WHO Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus

Anton Suhartono
WHO menyebut varian baru Lambda menyebar di 30 negara. (Foto: ist)

"Itu menunjukkan tingkat penularannya yang lebih tinggi daripada varian lain," katanya, dikutip dari News.com.au, Senin (5/7/2021).

Pernyataan Tsukayama itu didukung oleh laporan dari Direktur Welcome Sanger Institute, Covid-19 Genomics Initiative di London, Jeff Barrett.

“Lambda memiliki pola unik dari tujuh mutasi dalam hal protein lonjakan yang digunakan virus untuk menginfeksi sel manusia. Para peneliti sangat tertarik pada satu mutasi yang disebut L452Q, mirip dengan mutasi L452R yang berkontribusi pada penularan tinggi dari varian Delta,” katanya, kepada Financial Times.

Laporan para ilmuwan Universitas Cile, Santiago, mengungkap ada mengkhawatirkan vaksin yang ada saat ini tidak cukup efektif menetralkan Lambda.

“Data kami menunjukkan untuk pertama kali, mutasi yang ada pada protein lonjakan varian Lambda meningkatkan infektivitas (vaksin),” kata para peneliti, dalam laporan yang diterbitkan pekan lalu.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cara Mencegah Bunuh Diri di Kalangan Mahasiswa, Jangan Biarkan Kesepian

57 tahun lalu

Indonesia Kekurangan Dokter, Wakil Rektor UMY: Jumlahnya di Bawah Standar WHO

57 tahun lalu

WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Vaksinasi di Solo Jalan Terus

57 tahun lalu

Soal Pencabutan Status Darurat Covid-19, Dinkes DIY Tunggu Pusat

57 tahun lalu

WHO Cabut Status Darurat Covid-19, Menko PMK: Pasien Ditanggung BPJS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal