UEA-Indonesia Bangun Pusat Penelitian Mangrove MBZ-Jokowi di Bali

Muhammad Refi Sandi
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pusat Penelitian Mangrove Mohamed bin Zayed-Joko Widodo di Indonesia yang dilakukan di Bali saat World Water Forum. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan peletakan batu pertama proyek 'Pusat Internasional untuk Penelitian Mangrove Mohamed bin Zayed-Joko Widodo (MBZ-Jokowi)' di Pulau Bali. Proyek yang bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia ini bertujuan untuk memperkuat upaya global dalam mengembangkan mangrove, salah satu solusi terpenting dalam menghadapi perubahan iklim dan melindungi ekosistem lingkungan di kawasan pesisir.

Pusat Internasional untuk Penelitian Mangrove MBZ-Jokowi ini merupakan salah satu kontribusi terpenting UEA dalam memperkuat kelestarian iklim dan lingkungan di dunia serta melindungi planet ini dari dampak perubahan iklim. 

Lembaga ini juga menggambarkan kuatnya hubungan strategis antara UEA dan Indonesia dalam berbagai bidang yang penting, terutama memajukan sistem pembangunan berkelanjutan dan menyatukan upaya menciptakan masa depan berkelanjutan bagi kedua negara.

Menteri Energi dan Infrastruktur UEA Suhail Mohamed Al Mazrouei mengatakan, proyek Pusat Penelitian Internasional Mangrove MBZ-Jokowi merupakan sebuah langkah penting untuk menguatkan kerja sama internasional di bidang penelitian lingkungan. Proyek ini mencerminkan komitmen UEA untuk melindungi lingkungan, khususnya ekosistem sensitif seperti mangrove. 

Menteri Suhail menjelaskan, proyek ini dilakukan dalam kerangka upaya UEA dalam menghadapi perubahan iklim dan akan berkontribusi mengembangkan strategi yang diperlukan untuk melestarikan lingkungan. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Riau Tindak Perusak Hutan Mangrove di Meranti, Sita Ribuan Karung Arang Bakau Ilegal

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kata Gubernur Bobby soal Penarikan Bantuan UEA untuk Korban Banjir Medan

57 tahun lalu

Wali Kota Medan Ungkap Alasan Tarik Bantuan 30 Ton Beras UEA bagi Korban Banjir

57 tahun lalu

Ditegur Pusat, Wali Kota Medan Tarik Bantuan 30 Ton Beras dari UEA bagi Korban Bencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal