"Yang jelas, dari 18 kasus yang ditemukan di Bali yang memiliki faktor risiko, sejauh ini belum ditemukan satupun yang suspect. Semua hasil pemeriksaan terhadap pasien-pasien tersebut hasilnya negatif," ucapnya.
Termasuk hasil pemeriksaan satu pasien perempuan dari China yang belum lama ini viral di media sosial dan dicurigai terjangkit virus korona.
Sebelumnya, kata dia, perempuan China tersebut sempat dicurigai karena suhu tubuhnya naik dan mengalami sesak napas.
Namun, setelah melalui pemeriksaan di RSUP Sanglah, pasien tersebut ternyata mengidap bronchitis. Meski masih dirawat di RSUP, tapi perempuan itu dirawat sebagai pasien biasa.