"Saya seorang manager, tidak bisa meminta anak buah melanjutkan bekerja sementara saya sembunyi di sini," katanya.
Dilaporkan sebelumnya, ratusan turis China yang berlibur di Bali berupaya untuk tidak pulang karena khawatir terinfeksi virus korona atau Covid-19. Mereka memperpanjang izin tinggal sampai situasi di negaranya benar-benar aman.
Pemerintah China sebenarnya telah menjemput warga mereka di luar negeri, termasuk Indonesia, namun hanya puluhan orang yang memanfaatkannya.
Sekitar 1 juta turis China mengunjungi Bali setiap tahun, kelompok pendatang terbesar kedua setelah Australia. Turis China menghabiskan ratusan juta dolar AS bagi perekonomian lokal Bali.
Saat wabah virus korona mulai bermula di China, ribuan turis melakukan liburan Tahun Baru Imlek ke Bali.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengatakan bisa memahami keinginan para turis China untuk bertahan, mengingat kondisi yang belum memungkinkan.
"Saya tidak terkejut. Mereka tidak mau kembali," kata Putu Astawa.