Turis China di Bali Tak Mau Pulang karena Virus Korona, Sebut Negaranya Seperti Penjara Besar

Anton Suhartono
Ratusan warga negara China memilih bertahan di Bali dan mengajukan izin perpanjangan tinggal (overstay). (Foto: iNews.id/Aris Wiyanto)

"Saya seorang manager, tidak bisa meminta anak buah melanjutkan bekerja sementara saya sembunyi di sini," katanya.

Dilaporkan sebelumnya, ratusan turis China yang berlibur di Bali berupaya untuk tidak pulang karena khawatir terinfeksi virus korona atau Covid-19. Mereka memperpanjang izin tinggal sampai situasi di negaranya benar-benar aman.

Pemerintah China sebenarnya telah menjemput warga mereka di luar negeri, termasuk Indonesia, namun hanya puluhan orang yang memanfaatkannya.

Sekitar 1 juta turis China mengunjungi Bali setiap tahun, kelompok pendatang terbesar kedua setelah Australia. Turis China menghabiskan ratusan juta dolar AS bagi perekonomian lokal Bali.

Saat wabah virus korona mulai bermula di China, ribuan turis melakukan liburan Tahun Baru Imlek ke Bali.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Bali Putu Astawa mengatakan bisa memahami keinginan para turis China untuk bertahan, mengingat kondisi yang belum memungkinkan.

"Saya tidak terkejut. Mereka tidak mau kembali," kata Putu Astawa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

4 hari lalu

Tak Terima Ditampar, Operator Ekskavator Lindas TKA China di Luwu Utara

6 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

6 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

8 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal