Turis China di Bali Tak Mau Pulang karena Virus Korona, Sebut Negaranya Seperti Penjara Besar

Anton Suhartono
Ratusan warga negara China memilih bertahan di Bali dan mengajukan izin perpanjangan tinggal (overstay). (Foto: iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.id – Seorang turis China memilih bertahan di Bali ketimbang pulang ke negaranya yang sedang dilanda wabahvirus korona. Pria yang bermarga Li itu mengaku tak percaya dengan jaminan Pemerintah China bahwa virus telah berhasil dikendalikan.

"Saya seorang pengungsi internasional. China seperti penjara besar, semua kota diisolasi," kata pria itu kepada AFP.

Li lebih memilih menjadi pengungsi yang bertahan di negeri orang untuk menghindari dampak buruk di kampung halaman.

Meski demikian, Li mengaku punya kekhawatiran. Istri dan dua anaknya yang masih kecil ditinggal di kampung halaman sampai menunggu krisis kesehatan di negaranya berakhir.

Selain itu dia juga mengkhawatirkan pekerjaannya. Sebagai manager perusahaan multinasional, dia tetap harus menggerakkan anak buah.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Kuta Selatan Bali

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal