Untuk pasien positif berusia 11-20 tahun ada 2 orang; 21-30 tahun sebanyak 4 orang; 41-50 tahun sebanyak 11 orang. Kemudian, usia 51-60 tahun ada 5 orang; 61-70 tahun sebanyak 2 orang, pasien 71-80 tahun 1 orang, serta usia 81 tahun ke atas 1 orang.
“Pasien yang positif corona didominasi kaum perempuan sebanyak 27 orang dan yang laki-laki ada 15 orang,” kata Suyasa.
Sebelumnya, sudah ada empat pasien positif Covid-19 asal Buleleng telah lebih dulu dirujuk ke RSUP Sanglah karena daya tampung ruang isolasi di rumah sakit rujukan yang terbatas. Saat dirujuk ke Denpasar, kondisi pasien dalam keadaan baik dan stabil.
Sementara per hari ini, kasus positif di Kabupaten Buleleng bertambah dua sehingga 42 orang. Penambahan ini dari kasus transmisi lokal di Desa Bondalem. “Pasien sembuh juga bertambah dua orang menjadi 20 orang dan yang masih dirawat 22 orang,” katanya.
Kasus transmisi lokal di Desa Bondalem terus ditelusuri tim surveilans gugus tugas. Sebanyak 101 dari 160 orang hasil tracing telah diambil swab-nya pada Jumat. “Ini uji swab massal pertama kali setelah sebelumnya kita lakukan rapid test massal,” ucap Suyasa.
Dibanding rapid test, uji swab memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Sampel langsung dikirim ke laboratorium RSUP Sanglah di Denpasar. Harapannya pada Sabtu (9/5/2020) hasilnya sudah ada sehingga dapat dilakukan langkah selanjutnya untuk warga yang terkonfirmasi positif.