Selain itu, uniknya dari tempat wisata ini terletak pada tebingnya. Terdapat banyak lumut yang melapisi hamper di seluruh permukaan tebing. Dengan adanya lumut tersebut, ketika cahaya matahari masuk lewat celah-celah yang ada, terbentuk suasana gelap dan pantulan cahaya yang menakjubkan. Menghasilkan suasana yang mistis namun menarik.
Melewati Green Cliffs, pengunjung akan bertemu dengan Goa Grotto yang masih berada di satu kawasan dengan Green Cliffs. Pengunjung bisa mengekslpor keindahan di bawah sambil menikmati segarnya air atau sekedar mendengarkan tenangnya suara air mengalir dan suara di sekitar hutan dengan duduk di atas batu. Tempat ini kira-kira berjarak 2 jam dari Bali Selatan.
Desa Jatiluwih ini terletak di Tabanan, Bali. Tepatnya di daerah Penebel, Kabupaten Tabanan. Berdekatan dengan Gunung Batu Karu, desa ini memiliki pemandangan yang indah dan udaranya yang sejuk. Uniknya, kamu bisa melihat sawah terasering yang begitu memukau. Desa ini berada di ketinggian 700 meter di atas permukaan air laut dengan kawasan persawahan yang ditata berundak.
Luas kawasan tersebut sekitar 636 hektar, merupakan kawaran terbesar untuk pemandagan sawah terasering di Bali. Sistem perairan sawah disebut Subak, merupakan sistem irigasi tradisional Bali yang berbasis masyarakat.
Tak hanya menikmati pemandangan hijau dari persawahan, Anda bisa menikmati pemandangan sundai, pura, dan rumah-rumah penduduk yang masih sederhana.