"Saksi sebelumnya lihat korban menaiki sepeda dan melihat korban merasa lelah, lalu sempat turun dari sepedanya. Kemudian korban melanjutkan perjalanannya tapi terlihat agak memaksakan diri," ujarnya.
Saksi yang melihat korban jatuh dan tak sadarkan diri lalu melaporkan ke Kelian Desa Ungasan yang kemudian memanggil ambulans.
Tim medis Basarnas Bali yang datang sempat memeriksa korban. Petugas mendapati denyut nadi korban sudah berhenti dan bibirnya membiru.
Karena penyebab kematian belum dipastikan, petugas medis menerapkan protokol Covid-19 saat mengevakuasi korban. Jenazah korban yang tewas mendadak ini kemudian dibawa ke RSUP Sanglah