DENPASAR, iNews.id - Anggota DPD dapil Bali, Made Mangku Pastika menyoroti potensi peningkatan gangguan mental yang dialami warga sebagai dampak pandemi Covid-19. Dia mendorong pemerintah cepat mengambil solusi untuk mencegah.
Pastika menyebut sejarah masyarakat Bali yang nekat dan sangat mudah mengambil keputusan yang tidak tepat, seperti misalnya bunuh diri harus jadi pertimbangan.
"Itu yang saya cemaskan, sehingga harus dilakukan upaya untuk mencegahnya," kata Pastika dalam diskusi virtual di Denpasar, Kamis (11/6/2020).
Pastika merinci setidaknya ada tiga tipe stres yang dihadapi masyarakat dalam masa pandemi saat ini. Pertama yakni tipe Single Stress karena kecemasan takut tertular Covid-19, namun untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari sudah tidak ada masalah.
Kedua, double stress yakni mereka tidak hanya takut tertular Covid-19 tetapi masih takut juga kalau keluarganya tidak bisa makan.