Menurut informasi, keluarga tersebut sebelumnya menuju kampung halaman ayahnya di Banyuwangi Jawa Timur. Keluarga itu juga sempat mengikuti touring bersama sebuah komunitas mobil.
"Berangkatnya kemarin lusa," ujar Ardianysah, keluarga korban.
Keluarga itu kemudian kembali lagi ke Bali menggunakan mobilnya yang menumpang KMP Yunicee.
Diberitakan sebelumnya KMP Yunicee tenggelam saat akan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (29/6/2021) malam.
Kapal tersebut berdasarkan manifes membawa 53 orang yang terdiri atas 12 ABK dan 41 penumpang.
Hingga kini sudah tujuh orang yang ditemukan meninggal dunia. Lima orang korban tewas telah teridentifikasi, sedangkan dua orang lainnya masih di RSU Negara.
Posko DVI di Pelabuhan Gilimanuk menerima laporan kehilangan tujuh orang. Sementara 12 orang penumpang yang selamat telah diperbolehkan pulang.