Ariawan mengaku, Desa Bedulu memang zona merah rabies. Masyarakat tidak ingin rabies semakin meluas karena anjing tersebut bebas berkeliaran.
"Anjing rabies itu berkeliaran dan bersentuhan dengan anjing-anjing lain. Eliminasi itu sudah dapat rekomendasi dan memang ini zona merah," tuturnya.
Dia meminta pecinta hewan tidak berlebihan melihat hal ini. Sebab, anjing rabies yang berkeliaran di Desa Bedulu telah mengancam masyarakat dan menyebarkan rabies lebih luas.
"Janganlah terlalu baper. Kita ini penyayang hewan, tapi kalau mengancam nyawa dan keberadaan masyarakat, ya kami harus lakukan (eliminasi) itu," tuturnya.