“Seluruh pasien yang kita rujuk ini karena ruang isolasi yang ada exhaust fan (kipas pembuang udara kotor) di Rumah Sakit Giri Emas telah penuh. Perlu diketahui juga, pasien yang dirujuk ini kondisinya stabil, secara fisik sehat, dan tergolong usia muda,” ucap Gede Suyasa.
Terkait terus bertambahnya kasus positif Covis-19, namun ruang isolasi yang terbatas, Rumah Sakit Giri Emas berencana menambah tiga ruangan lagi. “Jika satu ruangan ada empat exhaust fan, berarti bisa gunakan untuk 12 pasien,” katanya.
Namun hal ini harus dilakukan secara hati-hati karena banyak pasien positif yang dirawat di ruangan itu. “Jika perluasan ruangan ini masih belum mencukupi, kita akan gunakan Rumah Sakit Tangguwisia di Kecamatan Seririt. Tapi kita akan terus melihat perkembangan karena Tangguwisia juga menerima pasien umum,” kata Suyasa.