"Sesuai dengan mekanisme standarnya kemarin, pasiennya itu sudah bagus secara fisik, setelah turun hasil labnya, nanti dokter akan cek sekali lagi dan kemungkinan besar bisa dipulangkan. Nanti juga konfirmasi dengan Dinas Kesehatan Bali. Tadi pagi juga informasi dari Kabupaten Klungkung mau ada masuk satu," kata Sudana.
Dia menjelaskan untuk kapasitas di RSUP Sanglah sudah disiapkan 18 kamar untuk pasien dalam pengawasan COVID-19.
"Mulai dari pertama kita siapkan empat, menjadi enam dan bertambah saat ini menjadi 18 kamar," kata Sudana.
Selain itu, untuk tenaga medis Ia mengatakan semua perawat yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk penanganan - penanganan pasien infeksi semua akan ditarik dari beberapa ruangan itu.
"Ini kita atur setiap penambahan kita tarik lagi, jadi bagaimana penggunaan tenaga medis seefisien mungkin," ucapnya.