“Saat ini kebutuhan sekolah untuk program tersebut sedang diupayakan termasuk nantinya kerja sama transportasi serta layanan jaringan yang terus ditingkatkan,” katanya.
Sandi mengatakan, program bekerja dan sekolah dari Bali diharapkan bisa dilaksanakan pada Maret 2021, apalagi potensi pasar dari program tersebut dinilai sangat besar.
“Diperkirakan ada sekitar 5.000-7.000 orang yang akan diinisiasi untuk tahap pertamanya dengan peminat dari Kota Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan juga Surabaya,” katanya.
Ketua Umum BPP PHRI, Hariyadi Sukamdani mengatakan, PHRI mendorong agar program bekerja maupun sekolah dari Pulau Dewata terealisasi sesegera mungkin.
“Kami (PHRI) telah membuat kerja sama dengan salah satu maskapai penerbangan untuk mempermudah transportasi melalui udara ke Bali. Jika program ini bisa terealisasi tentu diharapkan kembali menggeliatkan ekonomi pariwisata di Bali,” katanya.