Kendati PTM berlangsung 100 persen, namun waktunya hanya berlangsung selama enam jam sehari. Kemudian kantin sekolah tidak dibuka untuk menghindari kerumunan.
Salah satu sekolah yang telah memulai PTM adalah SMAN 1 Denpasar. Siswa datang dan pulang dengan pengaturan jam yang berbeda.
"Kelas XI jam 8, kelas XII jam 8.30. Jadi ketika masuk, istirahat, dan pulang tidak berbarengan," ujar Kepala Sekolah SMAN 1 Denpasar, M Rida.
Menurut Rida, mekanisme ini yang akan dijalankan selama PTM. Orang tua siswa telah menyetujui anak-anak kembali belajar tatap muka di sekolah.
"Orang tua sudah kita minta persetujuan, dan mereka setuju membuat pernyataan apabila dilakukan vaksin dan swab sewaktu-waktu," ujar Rida.
Rida mengatakan, evaluasi akan dilakukan apabila terjadi kendala dalam melaksanakan PTM ini. "Ini kita coba dulu. Kalau ada apa-apa kita evaluasi," tuturnya.