Produksi Video Porno di Bali lalu Dijual ke Medsos, Pasutri Ini Awalnya Cuma Fantasi

Chusna Mohammad
Polda Bali mengungkap penjualan video porno pasangan suami istri di media sosial Twitter dan Telegram. (Foto: Chusna Mohammad)

DENPASAR, iNews.id - Pasangan suami-istri (pasutri) inisial GGG (33) dan Kadek DKS (30) memproduksi 20 video porno di Bali. Mereka menjual video tersebut di media sosialTwitter dan Telegram.

Pasutri itu telah menyebarkan video porno ke akun Twitter sejak 2019. Namun saat itu hanya untuk fantasi seks saja.

"Awalnya hanya untuk fantasi seksual mereka dan tidak berbayar," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu dalam keterangan pers di Denpasar, Rabu (10/8/2022).

Namun pada akhir 2020 keduanya mulai mengkomersilkan video porno itu. Mereka membuat tiga grup Telegram yang digunakan untuk menjual video porno buatan mereka.

Setiap member yang bergabung harus membayar Rp200.000. Tiga grup Telegram itu kini telah beranggotakan ratusan orang.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Terlilit Utang, Pasutri di Ubud Curi Emas untuk Biaya Hidup dan Operasi Plastik

14 hari lalu

Viral Video Perempuan Dihajar di Pinggir Jalan Tuban, Polisi Turun Tangan

17 hari lalu

Hubungan Istri dan Kekasih Gelap Berawal di Medsos Berujung Pembunuhan Suami di Banyumas

28 hari lalu

Kejar Gift, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap usai Live Streaming Bocorkan Razia Polisi

1 bulan lalu

Pasutri Ini Gasak Motor di 19 TKP di Jatim, Modus Tuduh Korban Menabrak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal