Sedangkan kasus aktif Covid-19 di Bali yang masih dirawat di rumah sakit dan sejumlah pelayanan kesehatan sebanyak 2.258 terdiri atas 2.249 WNI dan 9 WNA.
“Dengan penambahan kasus hari ini tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Bali menjadi 90,74 persen, yang meninggal dunia 2,69 persen dan kasus aktif 6,57 persen,” kata Rentin.
Penularan tertinggi melalui transmisi lokal masih dari klaster keluarga. Hal ini disebabkan masih banyak warga yang belum mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik.
Banyak warga yang menyadari dirinya terpapar Covid-19 justru tidak mengkarantina diri, tapi justru berkeliaran dengan bertemu banyak orang dan mendatangi tempat umum.
Pelaksanaan PPKM Mikro ini menjadi salah satu cara menekan jumlah kasus di Bali. “Dengan memikrokan penanganan, maka jumlah yang terpapar Covid-19 dari lingkungan keluarga sudah bisa dikendalikan, maka sampai ke tingkat provinsi jumlahnya akan semakin sedikit,” kata Komandan Korem 163/Wirasatya Brigjen Husein Sagaf.
Danrem mengimbau untuk warga yang masuk dalam tracing lingkungan keluarga terkonfirmasi Covid-19, namun hasilnya belum keluar dapat mengkarantina diri. Brigjen Husein Sagaf meminta agar warga bisa bersabar sampai dipastikan di dalam tubuhnya tidak membawa virus Corona yang dapat menularkan kepada orang lain.