Polda Bali Tepis Kabar Mahasiswa Harvard Meninggal karena Penyiksaan, Ini Faktanya

Chusna Mohammad
Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu. (Foto: iNews.id)

DENPASAR, iNews.id - Mahasiswa Harvard Kennedy School, Rodrigo Ventocilla Ventosilla (32) meninggal di rumah sakit dalam status tahanan. Polda Bali membantah pemberitaan yang menyebut warga negara Peru itu tewas karena disiksa.

"Bapak Kapolda menyampaikan ketidakbenaran itu," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Kamis (25/8/2022) malam.

Menurutnya, Polda Bali telah bekerja sesuai SOP dalam menangani kasus warga negara asing (WNA) transgender itu. Kapolda merasa heran dengan tuduhan penyiksaan itu.

Rodrigo Ventocilla Ventosilla (kiri). (Foto: The Crimson.com)

Stefanus menuturkan, Rodrigo diamankan petugas bea cukai setelah tiba di Bandara Ngurah Rai dengan pesawat Qatar Airways QR960, 6 Agustus 2022 sekitar pukul 18.30 Wita.

Saat menjalani pemeriksaan x-ray, petugas mencurigai barang di dalam koper yakni tiga kue brownies seberat 231,65 gram. Kue tersebut mengandung narkotika jenis ganja.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Pulang dari Tempat Hiburan Malam, 3 WNA Jadi Korban Kekerasan Seksual di Bali

57 tahun lalu

Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Gianyar, Diduga WNA Ukraina yang Hilang Diculik

57 tahun lalu

Pilu! Balita Perempuan di Surabaya Diduga Disiksa Paman dan Bibi, Kondisi Mengenaskan 

57 tahun lalu

Polda Bali Gerebek Markas Judi Online WNA India di Tabanan, Omzet Rp8 Miliar Per Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal