"Kami sudah arahkan H-1 untuk menjaga kondisi," kata I Wayan Ardita Utama, salah satu pengarak ogoh-ogoh, Selasa (1/3/2022).
Pawai ogoh-ogoh akan dilaksanakan pada malam pengerupukan, yakni sehari sebelum Hari Raya Nyepi yang jatuh pada 3 Maret 2022.
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster sempat melarang pawai ogoh-ogoh karena kasus Covid-19 yang sedang meninggi. Bahkan dua kali perayaan Nyepi di Bali tanpa ada pawai ogoh-ogoh.
Namun Koster kemudian membolehkan pawai digelar, dengan syarat penerapan protokol kesehatan yang ketat. Di antaranya hanya terbatas 25 orang dan digelar di banjar atau dusun masing-masing.