Petugas BKSDA Bali juga mengambil sampel untuk mengetahui penyebab mamalia laut itu mati.
"Kita masih tunggu hasil pemeriksaan lab penyebab kematiannya," kata petugas BKSDA Bali Ahmad Jauhar, Sabtu (17/9/2022).
Ikan paus itu selanjutnya dikubur oleh warga di tepi pantai.