Untuk mengatasi hal tersebut, maka pasien positif diarahkan untuk menjalankan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Kendati demikian, pengawasan yang ketat akan dilakukan oleh petugas puskesmas dan Satgas Gotong Royong di desa masing-masing.
Dia mengatakan, sampai saat ini total kasus positif di Jembrana mencapai 290 orang. Dari jumlah itu, 199 orang sudah sembuh, dan enam orang meinggal dunia.
"Masih ada 33 orang yang dirawat, dan 52 orang isolasi mandiri," tuturnya.