DENPASAR, iNews.id - Misa Natal di Gereja Katedral Denpasar, Bali menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Dari kapasitas 2.000 orang hanya bisa diisi oleh 500 jemaat karena menerapan jaga jarak.
"Jemaat kita batasi 500 karena memang ada pembatasan," kata Ketua Bidang Kemasyarakatan Dewan Pastoral Paroki Gereja Katedral Denpasar, Vitalis Alexandera, Jumat (25/12/2020).
Dengan menerapkan pembatasan jemaat yang hadir, Gereja Katedral menggelar misa tiga kali pada malam Natal tahun ini. Pada tahun sebelumnya misa digelar hanya dua kali.
"Ada penambahan misa tahun ini karena ada pembatasan sedangkan jumlah umat kami 10.000-an. Misa hari ini ada tiga misa jam 4 sore, jam 7 malam, dan jam 10 malam," ujarnya.
Selain membatasi jemaat yang hadir, pihak Gereja Katedral juga melarang anak-anak dan lansia menghadiri misa di gereja. Sebagai gantinya mereka bisa mengikuti misa Natal melalui layanan streaming yang disediakan panitia.
"Kami imbau mereka untuk kembali ke rumah mengikuti misa melalui streaming," ujarnya.